Ku ingat malam itu adalah malam yang begitu hening
Malam yang penuh dengan keraguan dan kebimbangan
Malam dimana aku arus menentukan PTN untuk empat tahun kedepan aku menimba ilmu.
Aku tidak ingin gagal seperti kesempatanku di SNMPTN ku dulu.
Mungkin aku dulu egois karena memilih PTN favorite tanpa sadar dengan nilaiku yang pas-pas an.
Tapi dikesempatan SBMPTN ini, aku tidak ingin kecewa lagi.
Aku sadar aku bukan orang jenius seperti teman-temanku lainnya.
Nilai UTBK ku yang tidak begitu tinggi inilah yang menjadi faktor aku takut dan ragu memilih PTN.
Pikiranku selalu negatif dan terbayang oleh kekecewaanku saat pengumuman SNMPTN.
Kembali ku meyakinkan diri dan meminta pertimbangan bapakku mana PTN yang harus kupilih.
Bapakku adalah satu-satunya orang yang bisa aku mintai pertimbangan dan persetujuan. Semenjak Ibuku meninggal bapakku adalah orang pertama yang selalu meny uportku selama ini.
Selain itu aku juga sholat malam dan meyakinkan diri kembal.
Aku berusaha mengikuti kata hati kecilku, hingga akhirnya aku mantap dan aku memilih salah satu PTN di Semarang sebagai pilihan pertama. Lalu, untuk pilihan yang kedua aku memilih PTN di Surabaya.
Pertimbanganku memilih PTN tersebut yaitu, jika di Semarang karena banyaknya alumni yang kuliah di sana dan saran dari guru BK.
Lalu , jika di Surabaya karena kakakku yang tinggal di Surabaya dan menurutku aku bisa pulang kerumahnya jika liburan.
Menunggu pengumuman dengan kewas-was an hati.
Aku takut jika aku diterima dipilihan keduaku yanng di Surabaya karena salah satu temanku pernah bercerita jika di Surabaya sedikit keras dan sangat jauh berbeda dengan budaya Jawa Tengah.
Aku percaya jika memang sudah menjadi rezeki , aku harus tetap melakoni karena aku sudah terlanjur memilihnya.
Aku juga percaya sedikit banyaknya aku bisa belajar dari itu. Sebuah kesuksesan yang teraih memang harus diiringai dengan pengorbanan. Oleh sebab itu ada satu kata bijak yang selalu aku ingat" Usaha tidak akan mengkhianati hasilnya".
Tiba pada hari pengumuman, syukur dan alhamdulilah ketakutan dan kewas-was an ini hilang karena aku diterima di pilihan PTN pertamaku yaitu di Universitas Negeri Semarang Prodi PPKn, Gedung C4 lah tempat aku menimba ilmu sekarang.
Terima kasih untuk Alm. Ibu atas pesan dan harapan ibu. insyaallah aku akan berusaha dan tetap semangat mewujudkannya. Buat bapak terima kasih karena selalu menyuportku dan mendoakanku selalu. Aku harap bapak selalu sehat dan bisa melihat aku sukses. Amiin.
Terima kasih sobat telah membaca sedikit pengalamanku. Semoga Bermanfaat. Sampai Jumpa diceritaku selanjutnya. All the best. Semangattttttt.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar