Selasa, 18 Agustus 2020

Generasi Pencet-Pencet

Kepo ngga dengan judulnya?

Mau tahuuu? YUkk Baca sampai selesai yaa

Terinspirasi dari seminar online. WAlaupun telat mengikuti seminar ini aku dapat belajar dari salah satu pematerinya. Bapak M. Rikza Chamami. Salah satu materi yang membuat aku tertarik dan sampai saat ini ada dibenakku. 

Generasi pencet-pencetđź’“

Aneh dan membuatku melek dan membuat mataku tak ngantuk lagi. Seminar online ini sangat membuka wawasanku dan pola pikirku. 

Ada 3 komponen kenapa bisa dikatakan sebagai generasi pencet-pencet. 

1. Gercep ( Gerak Cepat)
Generasi pencet-pencet pastilah suka dengan hal yang cepat-cepat. Semuanya serba instant, dari makanan, belajar dan ingin dengan hal-hal yang mudah dan cepat. 

2. Kouta
 Generasi pencet-pencet tak akan betah jika tidak memiliki kouta Internet. Kouta Internet adalah hidupnya. Dengan kouta generasi pencet-pencet bisa lupa makan ataupun kegiatan lainnya karena sibuk dengan pencet-pencet gadget yang dimilkinya. Dengan kouta kita bisa online pastinya heheh. Punya gadget tanpa kouta itu sama aja, yaa sama yang ngga punya gadget karena kita ngga bisa berkegiatan, dan tidak bisa mengakses media komunikasi. 

3. Online
Geberasi pencet-pencet tentunya selalu online. Bagaimana tidak Pandemi Covid-19 membuat semauanya serba online dan harus online. Semuanya harus dibiasakan dengan online. Jadi jangan suka berprasangka buruk sama pasangannya loo ya hehe. Jangan marah kalau online tapi chat tidak dibalas, mungkin ada kegiatan lain. Ingat semuanya serba online hehehe. 


Terima kasih,
Baca cerita ku yang lainn yaa!!!!!
Insyallah bermanfaat

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar