Jumat, 07 Agustus 2020

Cerita Zoom


Zoom pasti tidak asing bagi generasi milenial, aplikasi pembelajaran yang digunakan untuk media daring. aplikasi pembelajaran ini dinilai sangat efektif. Kelebihan aplikasi zoom, room pembelajarannya bisa memuat lebih banyak yaitu mencapai 1000 peserta, memiliki fitur penjadwalan dan rekaman yang baik, selain itu fitur chatnya dan video nya memiliki kualitas HD. Oleh karenanya, dalam kegiatan seminar online seperti webinar, zoom menjadi solusinya. Dari beberapa kelebihan diatas terdapat kekurangannya juga yaitu membutuhkan signal yang kuat. Bagi pelajar yang rumahnya daerah pedesaan menjadi kendala utama dalam belajar daring.

Cerita hari jumat kemarin adalah ketika mencari jaringan sampai ke desa sebelah. Sudah mencoba membeli voucher internet juga. Namun, hp kentangku ini kurang mendukung untuk ikutan zoom. Jaringannya sangat  sulit sekali sampai ku marah-marah sendiri. Yaa begitu lahh butuh kesabaran memang tinggal dipelosok desa. Selain itu ada kendala lain yaitu matii listrik. Bagi kami tidak kaget jika hal ini kerap terjadi, bahkan saya juga kerap dikira bohong dengan alasan tersebut. Semua tidungan itu harus diterima dengan sabar dan iklas walaupun kerap juga sebal kenapa insfrastruktur antara kota dengan desa memiliki perbandingan peerbedaan yang begitu mencolok.

Dalam sehari kemartin ada 3 meeting Zoom yang harus aku ikuti, yang mengakibatkan aku harus Stay di rumah orang sampai pukul 16.30 WIB, Alhamdulih pemilik rumah sangat  baik dan pengertian. Eh yaa, pemilik rumah yang aku tumpangi ini memilki anak perempuan yang dulu pernah kuliah walau hanya  2 semester dan tak berlanjut. Anaknya ini juga sangat baik dan biasanya juga membantu ku apabila aku kesusahan dalam mengerjakan tugas. 

Cukup yaa, cerita berlanjut dilain hari yaa kawan. Masih banyak yang aku ceritakan tapi mata pandaku sudah tak kuat lagiii hehehehe.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar